Skip to main content

Melihat Suasana Musim Gugur Di Showa Kinen Park, Tokyo


Sudah jadi impian saya sejak dulu untuk merasakan musim gugur dan melihat pemandangan pohon-pohon yang daunnya berubah warna menjadi kekuningan dan kemerahan. Akhirnya impian saya terwujud di musim gugur 2018. Beberapa list tempat wisata yang menawarkan pemandangan musim gugur sudah saya catat, dan pilihan saya akhirnya jatuh ke Showa Kinen Park. Apa alasannya?

Taman terbesar di area Tokyo

Katanya, Showa Kinen Park ini merupakan taman terbesar di area Tokyo. Memang, setelah saya berkunjung kesana, taman ini sangatlah besar tetapi saya tidak bisa membandingkannya dengan taman lainnya di Tokyo karena saya belum pernah ke taman yang lain.

Petunjuk arah di Showa Kinen Park

Pemandangan yang indah

Ketika memasuki area taman dan sudah melihat pohon-pohon yang daunnya berubah menjadi kuning, saya tidak bisa berkata apapun karena ini merupakan pengalaman musim gugur pertama saya. Pemandangannya sangat indah, dan suasana romantis sudah terasa. Jika bepergian bersama pasangan, saya rasa ini adalah lokasi yang cocok karena situasinya yang terasa romantis.

Suasana romantis di Showa Kinen Park

Akses mudah dari Tokyo

Akses menuju taman ini cukup mudah, meskipun agak jauh dari Tokyo, yaitu sekitar 40 menit dengan kereta dari Tokyo Station dan turun di Tachikawa Station. Dari Tachikawa Station hanya perlu berjalan kurang lebih 5-10 menit untuk mencapai gerbang masuk. Dari gerbang masuk ke pembelian tiket masuk, kita perlu berjalan 5-10 menit lagi. Bisa dibayangkan betapa besarnya taman ini, bukan?

Petunjuk gerbang masuk Showa Kinen Park

Harga tiket masuk yang terjangkau

Harga tiket masuknya sebesar 450 JPY atau sekitar Rp. 60.300. Tiket masuk bisa dibeli dengan mesin, seperti membeli tiket kereta melalui mesin.

Cocok untuk musim semi

Bukan hanya musim gugur, taman ini juga terlihat indah ketika musim semi datang. Jika kamu ingin melihat sakura, taman ini juga sangat cocok untuk dikunjungi. Saya pun juga berniat untuk kembali ke taman ini jika saya berkunjung ke Tokyo lagi saat musim semi datang.

Sumber: japan-guide.com

Bisa bawa makanan sendiri

Jika kamu berniat untuk piknik sambil menikmati pemandangan, pergilah ke taman ini. Kamu bisa bawa makanan sendiri, tetapi ingat, harus tetap menjaga kebersihan ya. Di tempat ini juga ada beberapa toko yang menjual makanan, dan ada juga cafe di dalam area taman.

Recommended?

Tentu saja! Tapi, bagi kamu yang tidak punya waktu banyak di Tokyo, mungkin bisa memilih taman sejenis lainnya yang masih di area Tokyo, seperti Meiji Jingu Gaien, Shinjuku Gyoen, Ueno Park, Yoyogi Park, dan banyak lagi.

Comments

  1. Hai Kelvin, saya tambahin ya info taman yang bagus di Tokyo, 'Koishikawa Korakuen' taman lanskap, cantik banget. Taman ini gak terlalu terkenal bwt turis, kebanyakan warga lokal yang berkunjung ke sini. Tapi, aslik baguss bgt tamannya ��

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Lengkap Tentang Pengalaman ke Jeju Bersama AirAsia X

Seperti postingan saya sebelumnya yang sudah membahas tentang Jeju, sekarang saya akan membagikan pengalaman saya setelah berkunjung ke kota yang dijuluki sebagai "Hawaii of Korea" ini. Meskipun perjalanan saya sangat singkat, namun saya sangat menikmati kota ini dan tidak menyesal berkunjung ke Jeju, bahkan ingin datang lagi kesana. INFORMASI PENTING! Sayang sekali, per 4 Februari 2020, Pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk menghentikan program bebas visa untuk ke Jeju sehingga semua WNI yang akan berkunjung ke Jeju diwajibkan untuk memiliki visa Korea. Bagi kamu yang akan pergi ke Jeju bulan Maret 2020 sampai seterusnya, bisa mengurus visa Korea terlebih dahulu di Indonesia. Penghentian bebas visa ini dikarenakan wabah virus Corona yang sedang heboh awal tahun 2020 ini dan belum bisa dipastikan kapan bebas visa akan dibuka lagi. Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa cek Instagram KVAC di @kvac_id atau langsun menghubungi kedutaan Korea Selatan di Indonesia. ...

Mengajukan Visa Korea Selatan Melalui Agen Travel

Korea Selatan belakangan ini benar-benar sangat populer bagi wisatawan Indonesia. Banyak sekali WNI yang ingin berlibur kesana, tidak terkecuali saya yang berencana libur lebaran di Seoul. Setelah membuat rencana, tentu saja hal yang harus dilakukan pertama kali adalah mengurus visa. Banyak yang bilang, visa Korsel itu sulit. Selain itu, mengurus visa Korsel juga hanya bisa dilakukan di Jakarta, sedangkan bagi kota lainnya bisa menggunakan jasa agen travel yang tentunya selain lebih mahal, kita juga harus melampirkan persyaratan tambahan yang ditentukan oleh masing-masing agen travel. Saya sendiri akhirnya merasakan pengalaman mengajukan visa melalui agen travel, yaitu Dwidaya Tour. Persyaratan visa versi Dwidaya Tour Persyaratan ini mungkin sama dengan beberapa agen travel lainnya, yaitu: Paspor dengan masa berlaku 7 bulan + paspor lama. Pas foto berwarna 4 x 6 = 2 lembar dengan background warna putih. Fotokopi bukti keuangan (harus rekening koran print di bank di atas ...

Pengalaman Mengurus Visa China di Surabaya

Seperti yang kita tahu, setiap WNI yang akan berlibur ke daratan China perlu mengurus visa turis. Visa turis dapat dibuat 3 bulan sebelum keberangkatan, namun banyak yang menyarankan visa sebaiknya dibuat 30 hari sebelum keberangkatan. Karena itulah, saya pun juga mengurus visa China tepat 30 hari sebelum saya berangkat. Apa saja yang diperlukan untuk mengurus visa China? Memesan tiket pesawat dan hotel. Sebagai turis, kita wajib membuktikan bahwa kedatangan kita hanyalah untuk jalan-jalan saja, tidak ada kepentingan lain yaitu bekerja dan menetap disana. Oleh karena itu, memesan tiket pesawat dan hotel merupakan syarat utama dalam pengajuan Visa China. Perlu diingat bahwa tiket pesawat dan hotel sudah dalam bentuk PAID atau telah dibayar, bukan dalam bentuk dummy booking.  Berbekal tiket promo AirAsia X yang saya dapatkan bulan September 2017, akhirnya saya memutuskan untuk berlibur ke Shanghai pada libur lebaran 2018. Tiket sudah dibeli, hingga kemudian pada bula...